Category Archives: Entrepreneur

Dukung Sukseskan Milenial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh

Dukung Sukseskan Milenial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara (Pemkab) membuka satu stand pada pergelaran kegiatan Milenial Entrepreneur Expo yang dilaksanakan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, hal tersebut guna mendukung mensukseskan Milenial Road Safety Festival (MRSF).

“Iya, kita ikut membuka satu stand guna mendukung suksesnya kegiatan Millennial Road Safety Festival (MRSF), dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi milenial dalam berlalu lintas,” kata Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib melalui Kabag Humas Andree Prayuda.

Dukung Sukseskan Millennial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh
Dukung Sukseskan Millennial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh

Dukung Sukseskan Millennial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak mengatakan, Millennial Entrepreneur Expo akan dibuka selama tiga hari, hingga puncak acara pada 10 Maret 2019 mendatang, dengan turut melibatkan seluruh lapisan baik kalangan pemerintah, TNI-Polri dan juga UMKM serta perusahaan otomotif.

“Mudah-mudahan dengan Millennial Entrepreneur Expo mampu menjadi media positif dan forum komunikasi dalam meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas.

Dukung Sukseskan Millennial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh

Dukung Sukseskan Millennial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh
Dukung Sukseskan Millennial Entrepreneur Expo, Pemkab Aceh Utara Buka Stand di Banda Aceh

Sehingga tujuan utama bisa tercapai yakni terciptanya, ketertiban berlalu lintas, dan bersatunya generasi melenial bangsa dalam ketertiban berlalu lintas,” pungkas Kapolda.

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib berharap kepada seluruh Satuan Kerja Perangka Kabupaten (SKPK) setempat agar terus berkerja dengan maksimal dan berinovasi dengan hal-hal yang baru untuk membangun Aceh Utara lebih maju dan berkembang.

“Aceh Utara ini sangat luas. Jadi untuk membangun kabupaten ini, kita butuh dukungan dari semua pihak untuk bersama menjalankan pembangunan agar bisa maksimal dan lebih baik lagi,” kata Bupati Aceh Utara, Senin (18/2).

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

Sambung Bupati, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga ingin membangun daerah tersebut dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan usaha ekonomi yang sedang dilakukan saat ini adalah ekonomi mikro. Kenapa demikian, dikarenakan ekonomi ini dipegang oleh pengusaha lokal.

“Kalau pengembangan ekonomi makro kebanyakan di pegang oleh pengusaha luar seperti China dan sejumlah daerah lainnya. Nah, di sini saya bekerja juga didukung oleh arsitek, tanpa arsitek saya sendiri tidak mampu membangun Aceh Utara ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyebutkan di Aceh Utara butuh pembangunan irigasi karena areal sawah di daerah tersebut sangat luas, namun masih banyak areal sawah belum dialiri air irigasi, masih mengharapkan air hujan di saat petani turun ke sawah.

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

“Oleh karena itu saya juga butuh dukungan dari semua lini baik itu Akademisi, LSM, dan semua komponen masyarakat lainnya, demi membangun Aceh Utara yang lebih baik dan berkembang,” imbuh Bupati.

Transaksi di Forum Indonesia-Afrika Hari Kedua Tembus US$ 499 Juta

Transaksi di Forum Indonesia-Afrika Hari Kedua Tembus US$ 499 Juta

Jakarta – Indonesia Africa Forum menghasilkan transaksi mencapai US$ 500 juta di hari kedua. Transaksi tersebut diperoleh dari kerja sama perusahaan Indonesia dengan negara-negara Afrika.

“Dalam dua hari ini ada tambahan hampir US$ 500 juta lagi transaksi langsung. Jadi dari awalnya US$ 586 juta, kemudian tambah lagi US$ 499.24 juta. Saya lagi upayakan betul supaya ini bulat jadi US$ 500 juta. Itu bisnis deal langsung yang,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam Indonesia Africa Forum di Kabupaten Badung, Rabu (11/4/2018).

Transaksi di Forum Indonesia-Afrika Hari Kedua Tembus US$ 499 Juta
Transaksi di Forum Indonesia-Afrika Hari Kedua Tembus US$ 499 Juta

Transaksi di Forum Indonesia-Afrika Hari Kedua Tembus US$ 499 Juta

http://publo.web.id/berikut-prediksi-nama-anak-ke-3-kate-middleton-pangeran-william/

Enggar menuturkan kerja sama didapat dari berbagai Negara Afrika. Menurutnya, Indonesia Africa Forum membawa dampak positif bagi kerja sama bidang ekonomi di Indonesia dan Afrika.

“Dubes Mesir misalnya sudah tawarkan menindaklanjuti perjanjian dan kerja sama dengan Mesir. Jadi kegiatan ini konkrit kami rasakan, kami juga undang mereka untuk trade expo. Apalagi lihat seperti ini mereka janji untuk datang dan bawa delegasi bisnis untuk hadir,” terangnya.

Nilai transaksi US$ 500 juta tercapai dengan diadakannya kesepakatan investor-investor Indonesia dengan pemerintah Afrika. Pihak-pihak yang mendapatkan investasi dalam forum tersebut di antaranya adalah perusahaan Indonesia yang menjalin kerja dengan perusahaan Afrika adalah Indonesia Eximbank dan The African Export-Import Bank, Indonesia Eximbank dan Standard Chartered Bank, Indonesia Eximbank dan Commerzbank, PT Dirgantara Indonesia dan AD Trade Belgium, PT PAL Indonesia dan AD Trade Belgium, PT WIKA, Indonesia Eximbank, dan Chief of Cabinet of Republic of Niger, PT Timah dan Topwide Ventures, PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dan Amirci Commercial Services, GMF Aero Asia dan Ethiopian Airlines, PT Perusahaan Perniagaan Internasional dan Madaranch Madagascar.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menuturkan akan mengadakan forum yang lebih spesifik untuk membahas infrastruktur dalam Indonesia Africa Infrastrucutre Dialogue di tahun 2019. Retno mengatakan akan dibentuk tim khusus yang menangani kerja sama ekonomi Indonesia dan Afrika.

“Akan dibentuk task force yang akan terdiri dari berbagai macam perwakilan. Juga ada ada private sector yang tugasnya nanti memetakan kebijakan terkait kerja sama dengan Afrika,” sebutnya.

Retno mengatakan perusahaan Indonesia yang menonjol dalam Indonesia Africa Forum adalah PT Wika yang telah berinvestasi di 13 negara di Afrika. Pada forum ini, PT Dirgantara Indonesia juga berhasil menjual tiga pesawat terbang.

“Forum ini menunjukkan diplomasi ekonomi yang kita lakukan di Afrika,” terangnya.

Pendapat serupa juga diungkapkan Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Daniel Tumpal Simanjuntak. Daniel menegaskan Indonesia Africa Forum akan menguntungkan masing-masing pihak yang terlibat.

“Ini adalah win-win karena kita Indonesia juga butuh negara Afrika, untuk impor bahan baku juga,” sebutnya.

Indonesia Africa Forum adalah forum kerja sama multilateral antara Indonesia dengan negara-negara Afrika. Dalam forum tersebut, Kementerian Luar Negeri menggandeng Kementerian Perdagangan menjembatani investor dari Indonesia melakukan melakukan pameran produk serta melakukan pertemuan untuk membahas kerja sama ekonomi.