Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton

Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Senin, 25 Februari 2019, menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati Haul ke 6 Tgk H Ibrahim Bardan atau akrab dikenal dengan sapaan Abu Panton berlangsung di komplek Dayah Malikussaleh Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Pengajian akbar ini diasuh oleh Dewan Masyaikh Ma’had Aly Indonesia Tgk H Hasanoel Basri atau akrab disapa Abu MUDI yang juga Pimpinan Dayah MUDI Samalanga.

Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton
Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton

Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton

Turut menghadiri kegiatan ini di antaranya Wali Nanggroe Malik Mahmud Alhaythar, Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib, anggota DPR RI fraksi Demokrat Muslim SHI, MM, Ketua KPA wilayah Pase Tgk Zulkarnaini Hamzah, sejumlah pimpinan dayah, para Muspika Tanah Jambo Aye, tokoh masyarakat dan ribuan santri.

Wabup Fauzi Yusuf pada kesempatan itu mengatakan Pemkab Aceh Utara sangat mengapresiasi kegiatan pengajian akbar yang dilaksanakan oleh para santri Dayah Malikussaleh dalam rangka Haul ke 6 Abu Panton.

Menurut Fauzi, Abu Panton merupakan sosok ulama kharismatik yang sangat disegani semasa hidupnya. Keilmuan agama yang dimiliki beliau patut mendapat pemuliaan, sehingga nama beliau tetap tercatat dalam ingatan setiap orang di Aceh. Selain pernah menjadi Ketua HUDA (Himpunan Ulama Dayah Aceh), Abu Panton juga pernah menulis sejumlah buku dan kitab yang dapat dijadikan referensi oleh generasi muda.

Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton

Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton
Wabup Fauzi Yusuf Hadiri Pengajian Akbar Haul Abu Panton

Abu Panton adalah sosok ulama yang dekat dengan semua kalangan, bahkan pernah terlibat langsung dalam upaya perdamaian Aceh.

Pada kesempatan itu, Wabup Fauzi Yusuf mengajak para santri untuk terus memberikan kontribusinya dalam membangun daerah. Santri merupakan generasi muda islam yang lebih dalam memahami ilmu ilmu agama, oleh sebab itu sangat dibutuhkan ide dan pemikirannya dalam pembangunan Aceh Utara ke depan.

Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT

Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendapat penghargaan dari Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT), Rabu (20/2) di Bali.

Penghargaan tersebut diberikan atas peran serta Pemkab Aceh Utara dan Pengabdian PGPKT setempat terhadap lima penyakit yang direkomendasikan World Health Organization (WHO).

Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib yang diwakilkan oleh Ketua Kominte Daerah (Komda) Indra Zachreini selaku dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher (THT-KL) dan Ibu Ketua PKK Kabupaten Aceh Utara Hj Cut Ratna Irawati, sebagai Penasehat pada Komda tersebut.

Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT
Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT

Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT

Pengabdian ini sudah dilakukan semenjak lima tahun yang lalu, dan tak luput juga peran masyarakat dalam hal ini,” kata Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib melalui Ketua Kominte Daerah (Komda) Indra Zachreini.

Sambungnya, adapun pengabdian yang dilakukan diantaranya yakni, untuk telinga berair, kotoran telinga, tuli bawaan dari lahir, gangguan pendengaran akibat bising pada remaja/siswa, dan pekerja. Selain itu juga gangguan pendengaran pada usia lanjut.

“Untuk gangguan akibat bising kita sudah melakukan sosialisasi ke siswa, kemudian pengukuran tingkat pendengaran, memberikan bantuan alat perlindungan pendengaran, yang langsung di motori oleh Ibu Ketua PKK Kabupaten Aceh Utara.

Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT

Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT
Pemkab Aceh Utara Terima Penghargaan dari Komnas PGPKT

Kemudian untuk kotoran telinga juga sudah diadakan pelatihan kepada dokter umum, begitu juga dengan beberapa gangguan lain sudah kita lakukan pengukuran serta juga termasuk sosialisasi ke panti jompo,” imbuhnya.

Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah

Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah

Sirene tanda dimulainya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 34 tingkat Kabupaten Aceh Utara secara langsung dibunyikan oleh Bupati H Muhammad Thaib di mimbar utama di lapangan Landing Kecamatan Lhoksukon, Jumat malam 22 Februari 2019.

Pembukaan MTQ ke 34 tersebut berlangsung megah dan khidmat, diawali dengan lantunan ayat suci Alquran dibacakan oleh qari internasional Tgk H Takdir Feriza yang pernah meraih juara pertama MTQ Internasional di Turki tahun 2015 lalu.

Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah
Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah

Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah

Mimbar utama yang dihiasi lampu warna warni itu kemudian diisi dengan prosesi pelantikan dewan hakim yang akan menjadi juri penentu kemenangan setiap peserta pada cabang cabang yang diperlombakan. Tim dewan hakim ini di bawah koordinator Drs Tgk H Awiskarnain, di mana pelantikannya dilakukan langsung oleh Bupati H Muhammad Thaib melalui prosesi pemakaian baju toga.

Turut hadir pada acara pembukaan MTQ ini Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, seluruh unsur Forkopimda, Sekda Abdul Aziz, SH, MH, para Asisten, para Kepala SKPK dan para Camat, Ketua LPTQ Provinsi Aceh, para pimpinan dayah, sejumlah ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Ketua Panitia Pelaksana Tgk M Idris, SE, dalam laporannya mengatakan MTQ ini diikuti kafilah dari 27 kecamatan dengan jumlah peserta 929 orang ditambah tim ofisial sebanyak 135 orang. Para kafilah ini ditempatkan di pemondokan pemondokan yang disediakan oleh panitia dalam lima gampong di kecamatan Lhoksukon yang dekat dengan lokasi perlombaan.

Sementara Bupati H Muhammad Thaib dalam sambutannya mengatakan pihaknya bertekad menciptakan generasi Aceh Utara yang cerdas Qur’ani dan Berakhlakul Karimah. Ini merupakan salah satu misi utama Pemkab Aceh Utara dalam masa periode kedua kepemimpinannya di daerah berjuluk Bumi Pase ini.

 

Bupati juga mengatakan meskipun kegiatan MTQ ini terlihat sebagai sebuah perlombaan, akan tetapi pada substansinya bukanlah untuk menjadi pemenang semata. Sebab pada MTQ menang atau tidak menang, semuanya mendapat pahala. Orang yang rajin membaca Alquran, apalagi pernah ikut MTQ maka di dunia ia hidupnya akan mulia, dan insyaallah di akhirat nanti dimasukkan dalam surga.

Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah

Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah
Buka MTQ ke 34, Pemkab Aceh Utara Bertekad Ciptakan Generasi Qur’ani yang Cerdas Berakhlakul Karimah

Pada prosesi seremoni pembukaan MTQ ke 34 itu, Bupati H Muhammad Thaib secara simbolis menyerahkan bonus hadiah berupa uang penghargaan kepada peserta dalam kafilah Aceh Utara yang berhasil meraih juara pada MTQ ke 33 Provinsi Aceh tahun 2017 lalu. Masing masing untuk peraih juara I mendapatkan bonus Rp 12 juta, juara II Rp 10 juta, dan juara III Rp 8 juta.

Qari Juara Internasional akan Tampil di MTQ-34 Aceh Utara

Qari Juara Internasional akan Tampil di MTQ-34 Aceh Utara

Qari yang pernah meraih juara MTQ Internasional di Turki tahun 2015 lalu, Tgk Takdir Feriza Hasan, S.Pd.I, dipastikan akan tampil pada acara pembukaan kegiatanMTQ ke-34 Kabupaten Aceh Utara di lapangan Landing Kecamatan Lhoksukon, Jumat malam, 22 Februari 2019.

Tgk Takdir Feriza Hasan pernah meraih Juara I pada even MTQ Internasional di Turki, yakni saat menjadi Duta Indonesia pada Turkey International Holy Quran Memorization and Recitation Competition yang berlangsung pada 6 – 12 Juli 2015 di Istanbul, Turki. Setelah itu, Putra Aceh Besar kelahiran tahun 1986 ini, pernah beberapa kali diundang langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan untuk tampil dalam seremonial keagamaan di sana.

Qari Juara Internasional akan Tampil di MTQ-34 Aceh Utara

“Iya, kita undang Tgk Takdir Feriza Hasan sebagai Qari Jemputan untuk tampil pada malam pembukaan MTQ ke-34 Kabupaten Aceh Utara,” kata Tgk M Idris, SE, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 20 Februari 2019.

Kata dia, persiapan pelaksanaan MTQ tersebut sebagian besar telah rampung 100 persen. Hanya tinggal mimbar utama yang menunggu finishing, dan dipastikan akan selesai dalam dua hari ke depan. Untuk itu, pihaknya bersama seluruh unsur panitia bekerja fulltime untuk menyiapkan semua kebutuhan demi menyukseskan pelaksanaan MTQ dimaksud.

MTQ ke-34 Kabupaten Aceh Utara memperlombakan tujuh cabang, masing-masing qiraat sab’ah, hifzil qur’an, syarhil qur’an, fahmil qur’an, tafsir qur’an, khattil qur;an, dan cabang MMQ, dengan jumlah total peserta sebanyak 929 orang. Mereka akan ditempatkan pada pemondokan di gampong-gampong sekitar Landing Kecamatan Lhoksukon.

“Kita sangat mengharapkan seluruh masyarakat Aceh Utara, khususnya masyarakat sekitar Landing untuk mendukung penuh kegiatan ini, sehingga pelaksanaan MTQ berlangsung sukses dalam rangka mensyiarkan nilai-nilai Qur’ani kepada generasi muda kita,” kata Tgk M Idris.

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib berharap kepada seluruh Satuan Kerja Perangka Kabupaten (SKPK) setempat agar terus berkerja dengan maksimal dan berinovasi dengan hal-hal yang baru untuk membangun Aceh Utara lebih maju dan berkembang.

“Aceh Utara ini sangat luas. Jadi untuk membangun kabupaten ini, kita butuh dukungan dari semua pihak untuk bersama menjalankan pembangunan agar bisa maksimal dan lebih baik lagi,” kata Bupati Aceh Utara, Senin (18/2).

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

Sambung Bupati, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga ingin membangun daerah tersebut dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan usaha ekonomi yang sedang dilakukan saat ini adalah ekonomi mikro. Kenapa demikian, dikarenakan ekonomi ini dipegang oleh pengusaha lokal.

“Kalau pengembangan ekonomi makro kebanyakan di pegang oleh pengusaha luar seperti China dan sejumlah daerah lainnya. Nah, di sini saya bekerja juga didukung oleh arsitek, tanpa arsitek saya sendiri tidak mampu membangun Aceh Utara ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyebutkan di Aceh Utara butuh pembangunan irigasi karena areal sawah di daerah tersebut sangat luas, namun masih banyak areal sawah belum dialiri air irigasi, masih mengharapkan air hujan di saat petani turun ke sawah.

Bupati Harap SKPK Terus Kerja Maksimal dan Berinovasi Akan Hal Baru di Aceh Utara

“Oleh karena itu saya juga butuh dukungan dari semua lini baik itu Akademisi, LSM, dan semua komponen masyarakat lainnya, demi membangun Aceh Utara yang lebih baik dan berkembang,” imbuh Bupati.

Bupati Aceh Utara Terima Penghargaan dari LEPRID

Bupati Aceh Utara Terima Penghargaan dari LEPRID

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib menerima piagam penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID), Minggu (11/2).

Piagam penghargaan yang diserahkan pada acara zikir akbar di Mapolres sore kemarin itu, yang penerimaannya diwakilkan oleh Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf merupakan atas prestasi pemakarsa rekor evaluasi kinerja Polres Aceh Utara oleh masyarakat terbanyak.

Bupati Aceh Utara Terima Penghargaan dari LEPRID
Bupati Aceh Utara Terima Penghargaan dari LEPRID

Bupati Aceh Utara Terima Penghargaan dari LEPRID

“Alhamdulillah, ini merupakan penghargaan yang luar biasa yang didapati oleh Bupati Aceh Utara, atas sinergi dengan Polres Aceh Utara dalam menciptakan daerah semakin berkembang,” kata Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib melalui Kabag Humas, Andree Prayuda.

Sambungnya, Pemkab Aceh Utara akan terus berbenah dan menciptakan rekor-rekor mendunia lainnya di daerah tersebut. Guna meningkatkan prestasi daerah, kesejahteraan masyarakat dan juga hal-hal lainnya yang dapat membangun daerah juga masyarakat setempat.

“Ini merupakan wujud sinergitas dan kerjasama yang baik antara Polres dan Pemkab Aceh Utara. Dan mudah-mudahan untuk ke depan akan terus meningkat dan lebih baik lagi,” jelas Andree.

Trust News Online